Majapahit Sampai Mataram Baru


1294 Lahirnya Jayanegara putra Kertarajasa (Raden Wijaya) dari selir
1309.  R WIJAYA Wafat, kemudian Jayanegara usia 15 tahun naik tahta
1328.  di usia 34 tahun Jayanegara wafat, kakaknya dari Puteri  permaisuri R WIJAYA, Tri Buana Tungga Dewi naik tahta.
1350. Tribuana Tunggadewi di gantikan putranya  yang bernama Hayam Wuruk .
1375.  Ratu suhita (putri Wikrama wardhana) lahir
1377.Prabu Kertawijaya adik ratu suhita lahir
1389. Hayam Wuruk turun tahta digantikan menantunya yang juga keponakan nya, Wirakrama Wardhana
1395. Arya Damar ( putra Kertawijaya dari putri yang diusir karena mengamalkan ilmu hitam)
1401.Perang Paregreg antara wirakrama Wardhana dan Wirabhumi ( Minak Jinggo) berlangsungselama 5 tahun
1404.Maulana Malik Ibrahim datang ke Majapahit
1405.Kerthabhumi( putra Kerthawija) lahir
1405 Ratu Andrawati ( putri raja Campa) lahir
1419.Maulana Malik Ibrahim wafat di Gresik
1422.Sunan Ampel ( putra dari adik ratu suhita) lahir
1429.Wikra Wardhana wafat,Dewi Suhita diangkat menjadi Ratu
1430.Kerthabhumi menikahi Ratu Andrawati
1435 Ratu Pembayun ( putri sulung kerthabhumi) lahir
1438 Kerthabhumi  menikahi Retno Subandi ( putri saudagar cina yang berdagang di Gresik)
1440  Raden Patah lahir, menjadi anak tiri Arya Damar, sang uwai
1442.Sunan Ampel singgah di Palembang, lantas mengislamkan Arya damar
1443 Sunan Ampel tiba di Majapahit atas undangan ratu suhita dan Kertawijaya serta untuk mengunjunggi bibit dan uwaknya Pangeran kerthabhumi  dan Dewi Andarawati
1447. Ratu suhita wafat, digantikan oleh adiknya Kertawijaya yang bergelar Brawijaya I.
tiga penerus nya Brawijaya II - IV belum diketahui jati dirinya karena tidak memiliki hubungan darah langsung, sementara kerthabhumi atau Brawijaya V adalah putra Brawijaya I 
1448. Sunan Gunung jati lahir
1449. Sunan Bonang Lahir
1450. Sunan Kalijaga lahir
1450 Sunan Giri Lahir
1451 Kertawijaya (Brawijaya I) wafat, di gantikan Brawijaya II yang memindahkan ibukota trowulan ke Kahuripan dekat Surabaya
1453.Brawijaya II wafat, 
1456 Brawijaya III naik tahta memerintah selama  10 tahun dan memindahkan ibukota dari Kahuripan ke tumampel
1460 Raden Fatah tiba di Ampel, lalu nyantri 
1460. Ratu Pembayun di peristri oleh Andayaningrat ( Adipati Pajang - Pengging)
1464.Raden Fatah menikahi Nyi Agung Maloka,  putri sulung Sunan Ampel
1465.Raden Fatah membuka hutan Bintaro hingga menjadi desa Glagah wangi, cikal bakal kota Demak
1465 Trenggono Lahir
1465 Ki Ageng Pengging ( kebo kenanga) lahir
1466.Brawijaya III wafat, di gantikan Brawijaya IV yang memerintah hanya 2 tahun, kemudian menjadi Petapa dengan tetap penguasa di Daha.
1468.Kerthabhumi ( Brawijaya V) naik tahta,mengembalikan ibukota ke Trowulan
1469.Raden Fatah oleh ayahnya diberi hadiah prajurit dan pekerja untuk membesarkan Glagah wangi
1470. Sunan Kudus Lahir
1478.Raja Brawijaya V ( kerthabhumi) dikalahkan oleh Girindrawardana keturunan jayajatwang  yang menyerang Trowulan. bergelar Brawijaya VI untuk mendapatkan dukungan rakyat. dan memindahkan ibukota ke Kediri
1478  Ki Ageng pengging nyantri ke sunan Ampel 
1478 Demak Bintoro memproklamirkan diri menjadi kesultanan dan terpisah dari Majapahit
1481.Sunan Ampel wafat
1481 Ki Ageng pengging nyantri ke sunan Bonang, selama 2 tahun, lalu kembali ke peging .
1498. Masjid Demak selesai didirikan, dalam babat Jaka Tingkir bahwa Siti Jenar salah satu wali kelas 2  yang ikut membangun  tiang penyangga pembantu masjid 
1498.  Brawijaya VI dibunuh udoro, putra sang Patih  dan bergelar Brawijaya VII meski bukan turunan Wijaya
1505 Peresmian Masjid Demak
1506. Sunan Giri Wafat
1512 Brawijaya VIi mengirim utusan ke Portugis yang berkuasa di Malaka, minta kerjasama menaklukan demak
1513.  Demak mengetahui rencana Majapahit.
1515  Siti Jenar mengunjungi Ki Ageng pengging
1517. Pasukan Demak berhasil menyerang Majapahit  di Kediri , namun panglima Demak, sunan ngudung ( ayah sunan Kudus) tewas
1518. Raden Fatah wafat, lalu Adipati Yunus naiik tahta
1521. Adipati Yunus wafat tanpa. memiliki putra Sultan Trenggono adiknya no  3 naik tahta
1523. Syekh Siti Jenar di hukum mati
1523  Sunan Bonang Wafat
1523. Lembu peteng ( paman Ki Ageng Peging) setengah tahun  setelah wafatnya sunan Bonang
1523.Jaka Tingkir atau mas kerebet lahir,
1524. Ki Ageng Peging wafat
1542. Sunan Drajat wafat
1546. Jaka Tingkir jadi menantu Sultan Trenggono,  menikah dengan ratu mas cempaka
1548 Sultan Trenggono wafat di usia 70 tahun
1550. Sunan Kudus Wafat
1582. Sultan Hadiwijaya ( Jaka Tingkir) wafat 
1583   Arya pengiri adalah Adipati Demak suami ratu Pembayun ( putri Sultan Hadiwijaya) naik tahta di kesultanan Pajang dengan gelar Sultan Ngawantipuro. 
1586. Pangeran Benawa dengan gelar Prabumijaya adalah raja ke3 dari kesultanan pajang mengantikan Arya pengiri. Pangeran Benawa memiliki putri bernama Dyah Bonawati yang menikah dengan Mas Jolang ( putra Sutawijaya)
1587.  Prabumijaya turun tahta menjadi ulama di gunung kulakan dengan nama Sunan Parakan
Sepeninggal pangeran Benawa, kesultanan Pajang di perintah oleh pangeran Gagak Bening adik Sutawijaya, menjadi bawahan Mataram, setelah Gagak Bening Wafat, di gantikan oleh putranya pangeran sidawini Semenjak mentoak telah resmi diberikan oleh sultan Hadiwijaya kepada pamenhan, usaha Sutawijaya untuk menjadikan tanah perdekan itu sebagai kesultanan Mataram  Baru terwujud tahun 1587. dengan kelima raja tersebut di bawah ini :
1587 - 1601  Raden Danang Sutawijaya bergelar Panembahan Senopati
1601 - 1613 Raden Mas Hilang bergelar panembahan Hanyakrawati
1613 Adipati Martapura
1613 - 1645 Raden mas Rangsang bergelar Sultan Agung
1645 - 1677 Sinuhun Tegal Arum yang bergelar Amangkurat I

Komentar